Download Gratis WhatsApp Versi 0.3.1847 Reviewed by Dian Syahputra Date January 27, 2019 Rating: 4,2
FaizarBlogspot Situs sharing-sharing informasi,tips,artikel,edukasi,download dan lainnya 4.4 stars, based on 89 reviews

Download Gratis WhatsApp Versi 0.3.1847


Whatsapp adalah software pesan instant yang cukup populer dan kini para pengguna dapat membukanya langsung dari PC atau Laptop tanpa harus install software tambahan.

Beberapa waktu yang lalu WhatsApp resmi memperkenalkan fitur baru yang memungkinkan kita menggunakannya di PC, tentu ini menjadi kabar baik terutama bagi yang sering menggunakannya bukan hanya untuk chat dengan teman, tetapi untuk keperluan lain seperti bisnis atau jualan online misalnya.
Lama dinanti, WhatsApp versi desktop akhirnya resmi dirilis.

Pengumuman hadirnya software chatting versi komputer ini disampaikan langsung oleh CEO Jan Koum dalam sebuah postingan di akun Facebook resminya.
Pada awalnya memang untuk dapat menjalankannya di PC hanya dapat dilakukan dari web browser Google Chrome namun kemudian pihak developer memberikan update terbaru sehingga fitur ini sekarang dapat juga dibuka dari Mozilla Firefox dan Opera. Fitur ini dapat dinikmati oleh pengguna Android, Blackberry, Nokia S60, Windows Phone, Blackberry 10 dan Nokia 40.

Seperti yang telah diungkapkan oleh Koum, para pengguna bisa langsung mengakses layanan tersebut melalui web browser atau peramban.
Itu artinya, pengguna hanya perlu memiliki browser di perangkat PC. Untuk masa awal peluncurannya, Koum meminta pengguna untuk menjalankan software tersebut melalui peramban milik Google, yakni Chrome.

Dengan bisa diakses melalui komputer, tentu akan membuat kita lebih nyaman saat mengetik maupun membaca pesan, selain itu dengan membuka WhatsApp di PC tentu akan lebih nayaman dibandingkan via smartphone karena ukuran layarnya lebih besar sehingga kita dapat dengan mudah melihat semua kontak, membalas maupun menulis pesan.


Cara Validasi TextBox Kosong Di Vb.Net Reviewed by Dian Syahputra Date January 22, 2019 Rating: 4,2
FaizarBlogspot Situs sharing-sharing informasi,tips,artikel,edukasi,download dan lainnya 4.4 stars, based on 89 reviews

Cara Validasi TextBox Kosong Di Vb.Net


 Berikut ini adalah cara validasi textbox kosong di vb.net. Tujuan script ini agar data di textbox atau di combo box tidak kosong saat di input.


If textbox1.Text = "" Or textbox2.Text = "" Or combobox1.Text = "" Then
MsgBox("Data Yang Anda Masukan Belum Lengkap...!", MsgBoxStyle.Information, "::Peringatan::")
end if 

Demikian cara validasi data kosong di vb.net terima kasih semoga bermanfaat
Bagian Bagian Dan Syarat Penulisan Skripsi Reviewed by Dian Syahputra Date January 19, 2019 Rating: 4,2
FaizarBlogspot Situs sharing-sharing informasi,tips,artikel,edukasi,download dan lainnya 4.4 stars, based on 89 reviews

Bagian Bagian Dan Syarat Penulisan Skripsi


Secara umum skripsi terdiri atas 3 bagian, yaitu :
a. Bagian awal
b. Bagian isi
c. Bagian penutup


1. BAGIAN AWAL 
Bagian awal skripsi terdiri atas :
a. Halaman Sampul Depan
b. Halaman Judul
c. Halaman Persetujuan
d. Halaman Pengesahan Skripsi
e. Kata Pengantar
f. Abstraks/Sinopsis
g. Daftar Isi
h. Daftar Tabel
i. Daftar Gambar
j. Daftar Lampiran
k. Arti Lambang dan Singkatan


a. Halaman sampul depan 
1. Judul skripsi disajikan dalam bentuk piramida terbalik, dibuat singkat dan jelas.
Diketik di bagian paling atas pada halaman sampul depan, dengan
align center.

2. Nama mahasiswa ditulis lengkap tanpa singkatan. Di bawah nama dicantumkan
Nomor Induk Mahasiswa.


3. Lambang Universitas dengan ukuran 4 x 3,5 cm. Dan titik tengahnya terletakkan
di antara judul dan nama mahasiswa dan nama jurusan Cara memasukkan logo
(gambar) yaitu
insert - pictures - from file.

4. Instansi yang dituju
5. Tahun Penyelesaian skripsi ialah tahun ujian skripsi terakhir


b. Halaman judul 
Halaman judul berisi tulisan yang sama dengan halaman sampul depan, dengan
tambahan yaitu : di atas lambang ditulis maksud skripsi yaitu sebagai salah satu

syarat untuk memenuhi sebagian dari syarat-syarat guna memperoleh gelar Sarjana
S1 program studi … jurusan ...


c. Halaman Persetujuan 
Halaman ini ditandatangi oleh pembimbing skripsi untuk menyatakan bahwa
skripsi tersebut telah siap untuk diuji.


d. Halaman Pengesahan Skripsi 
Halaman ini juga memuat tanda tangan para Penguji dan tanggal ujian.

e. Kata Pengantar
 Berisi uraian singkat tentang maksud penyusunan skripsi dan ucapan terima kasih
serta penghargaan kepada pihak-pihak yang telah membantu. Minimal kepada Tuhan,
Orang tua, Rektor , Dekan, Ketua Jurusan, Pembimbing, dan lain sebagainya. Dalam
kata pengantar tidak perlu diungkapkan hal-hal yang bersifat ilmiah. Kata pengantar
ditutup dengan tanggal dan tanda tangan penulis skripsi.


f. Abstraks/Sinopsis
 Ditulis dengan spasi tunggal ( 1 Spasi ) dan menggunakan bahasa Indonesia.
Maksimum penulisan 1 halaman ( 200 kata / 25 baris ). Penulisan Abstrak minimal
diikutu 4 kata kunci (
keyword ) untuk memudahkan penyusunan bibliografi atauabstact database.

Abstrak terdiri dari :
1). Paragraf pertama memberikam informasi secara ringkas mengenai tujuan
penelitian termasuk alasan pokok dan tujuan khusus dari penelitian


2). Paragraf kedua memberikan informasi tentang metodologi penelitan ( objek
penelitian, pemilihan sampel, pengumpulan dan analisa data )


3). Paragraf ketiga memberikan informasi tentang kesimpulan yang disusun
berdasarkan data.


g. Daftar isiDaftar isi dimaksudkan untuk memberikan gambaran secara menyeluruh tentang
isi skripsi dan memudahkan pembaca mengerti alur isi skripsi serta memudahkan
pembaca mengetahui/mencari dengan cepat letak suatu pokok bahasan/bab/sub
bab.Di dalam daftar isi tertera urutan judul, sub judul, dan anak sub judul disertai
dengan nomor halamannya.


h. Daftar TabelMerupakan daftar yang memuat nomor dan judul gambar sarta nomor halamannya
secara teratur berdasarkan nomor gambar.
Sama dengan memasukkan index daftar isi, akan tetapi tipe index yang digunakan
adalah
index of table.

i. Daftar GambarDaftar gambar berisi index dari gambar-gambar yang kita tunjukkan dalam
skripsi, yang bertujuan memudahkan pembaca dalam mencari gambar yang
diinginkan.


2. BAGIAN ISI
 Pendahuluan
 a.Latar Belakang Masalah   Menguraikan tentang alasan dan motivasi dari penulis terhadap topik
   permasalahan yang bersangkutan.


b.Rumusan Masalah   Berisi masalah apa yang terjadi dan sekaligus merumuskan masalah dalam
   penelitian yang bersangkutan.


c.Batasan Masalah  Memberikan batasan yang jelas pada bagian mana dari persoalan atau masalah
  yang dikaji dan bagian mana yang tidak.


d.Tujuan Penelitian   Menggambarkan hasil-hasil apa yang bisa dicapai dan diharapkan dari
   penelitian ini dengan memberikan jawaban terhadap masalah yang diteliti.


e.Metode Penelitian  Menjelaskan cara pelaksanaan kegiatan penelitian, mencakup cara
  pengumpulan data, alat yang digunakan dan cara analisa data.
  Jenis-Jenis Metode Penelitian :

a. Studi Pustaka : Semua bahan diperoleh dari buku-buku dan/atau jurnal.
b. Studi Lapangan : Data diambil langsung di lokasi penelitian.
c. Gabungan : Menggunakan gabungan kedua metode di atas.
f.Sistematika Penulisan

Memberikan gambaran umum dari bab ke bab isi dari Penulisan Skripsi

Landasan Teori 
Sama dengan Pendahuluan

Metode PenelitianMenjelaskan cara pengambilan dan pengolahan data dengan menggunakan alat-alat
analisis yang ada.


Analisis Data dan Pembahasan 
Membahas tentang keterkaitan antar faktor-faktor dari data yang diperoleh dari
masalah yang diajukan kemudian menyelesaikan masalah tersebut dengan metode
yang diajukan dan menganalisa proses dan hasil penyelesaian masalah.


Kesimpulan dan Saran 
Bab ini bisa terdiri dari Kesimpulan saja atau ditambahkan Saran.
-
Kesimpulan   Berisi jawaban dari masalah yang diajukan penulis, yang diperoleh dari penelitian.
- Saran   Ditujukan kepada pihak-pihak terkait, sehubungan dengan hasil penelitian.

3. BAGIAN AKHIR 
- Daftar Pustaka    Berisi daftar referensi (buku, jurnal, majalah, dll), yang digunakan dalam penulisan

-
Lampiran    Penjelasan tambahan, dapat berupa uraian, gambar, perhitungan-perhi tungan,
    grafik atau tabel, yang merupakan penjelasan rinci dari apa yang disajikan di
    bagian-bagian terkait sebelumnya.
Langkah Menulis Jurnal Ilmiah Perguruan Tinggi Dari Merancang Sampai Penerbitan Reviewed by Dian Syahputra Date January 19, 2019 Rating: 4,2
FaizarBlogspot Situs sharing-sharing informasi,tips,artikel,edukasi,download dan lainnya 4.4 stars, based on 89 reviews

Langkah Menulis Jurnal Ilmiah Perguruan Tinggi Dari Merancang Sampai Penerbitan


Bagi sivitas akademika, terutama dosen dan mahasiswa pada setiap perguruan tinggi, tersedianya media komunikasi ilmiah berupa jurnal ilmiah merupakan conditio sine qua non. Sudah barang tentu jurnal sebagai salah satu wadah untuk mendesiminasikan berbagai hasil temuan ilmiah, baik di
antara sesama anggota sivitas akademika maupun kepada khalayak luas sebagai stakeholders perguruan tinggi. Tanpa itu maka misi perguruan tinggi melalui Tridharma-nya akan sulit dicapai. Akibatnya perguruan tinggi hanya akan menjadi menara gading yang hanya indah dipandang masyarakat, namun sedikit sekali asas manfaatnya bagi penyebarluasan ilmu pengetahuan dan
teknologi terhadap masyarakat di sekelilingnya. 

Merancang dan mengelola jurnal ilmiah pada lingkungan akademik sesungguhnya sesuatu yang tidak telalu mudah, namun juga tidak terlalu sulit.Untuk menyampaikan sebuah hasil karya keilmuan diperlukan suatu alat komunikasi yang mudah dipahami oleh masyarakat secara luas dan bersifat objektif. 

Model alat komunikasi yang selama ini dianut oleh madzhab ilmiah antara lain dalam bentuk karya tulis (buku, majalah, jurnal, abstrak, proseding, pamflet, leaflet, paper, dsb.) dan oral serta demonstrasi (masal). Dalam setiap langkah komunikasi tersebut diikuti aturan-aturan yang mengikatnya sehingga dapat dinilai sebagai karya ilmiah (bukan seni atau bentuk pengetahuan lainnya). Di dalam makalah ini tidak semua bentuk komunikasi ilmiah tersebut dikemukakan, dan hanya dibatasi dalam penulisan jurnal atau proseding.

Penulisan Jurnal IlmiahSampai saat ini informasi ilmiah terutama yang menyangkut hasil-hasil penelitian dianggap mempunyai mutu keilmuan tertinggi dibanding yang disampaikan dengan cara-cara lainnya. Sehubungan dengan itu penghargaan terhadap karya tulis tersebut dalam penilaiannya diberikan bobot tertinggi pula yakni mencapai kredit 15 (bila sendirian, bila bersama penulis lain maka penulis pertama 60 % sedang penulis berikutnya 40%). Hal ini nampaknya ada hubungannya dengan rangkaian kegiatan yang dilakukan si penulis sejak dari penulisan proposal, penelitian, biaya dan seleksi untuk dapatnya dimuat di dalam jurnal dan waktu. 

Untuk memuat suatu karya tulis di dalam suatu jurnal ilmiah, memang sampai saat ini belum didapatkan suatu standar yang sama mengenai mutu tulisan. Umumnya persyaratan tulisan dalam jurnal lebih dititik beratkan kepada keseragaman format yang meliputi banyaknya halaman ketik, jumlah kata (> 10.000 kata < 30.000 kata untuk jurnal), susunan outline, dan sebagainya. Dengan cara tersebut memang akan muncul berbagai persoalan teknis, seperti misalnya untuk ilmu-ilmu
sosial relatif memerlukan halaman atau jumlah kata lebih banyak dibandingkan ilmu eksakta. Memang ada beberapa pendapat bahwa suatu artikel baru dapat dimuat apabila bukan merupakan hasil penelitian satu musim atau hasil laboratorium yang dilakukan beberapa minggu. 

Namun pendapat ini pun sampai saat ini masih merupakan saran yang perlu mendapatkan perhatian lebih saksama. Untuk mengatasi kesenjangan tersebut dalam bobot keilmuan suatu artikel perlu mendapatkan suatu penilaian sebagai aspek legalitas dari para pakar yang bersangkutan. Dalam etika ilmiah penilaian para pakar/akhli ini dapat dianggap sebagai suatu standar ilmiah karena yang bersangkutan telah mempunyai cukup pengalaman dan pemahaman yang mendalam terhadap masalah tersebut. Legalitas ini disebut sebagai "The statement of the authority".  

Atas dasar inilah maka bobot suatu jurnal dapat dilihat dari ada atau tidak adanya anggota penilai atau mitra bestari yang tercantum dalam jurnal tersebut yang berfungsi sebagai wasit bagi laik tidaknya suatu artikel dimuat. Setiap artikel yang masuk kepada dewan redaksi sebelum dimuat dalam suatu jurnal hendaknya dikirimkan dahulu kepada minimal dua orang akhli dalam bidangnya dan selanjutnya yang bersangkutan akan mengembalikan kepada dewan redaksi hasil penilainya berupa "diterima" atau "ditolak" dan bila diperlukan dapat juga menyisipkan beberapa komentar perbaikan. 

Dewan redaksilah yang akan menggodog lebih lanjut yang menyangkut redaksional maupun formatnya. Selanjutnya tentunya akan muncul pertanyaan dari pembaca bagaimanakah membuat suatu jurnal yang dapat diakui mempunyai mutu ilmiah. Hal ini dimaksudkan pula dalam membantu pembaca untuk menyalurkan karya ilmiahnya lebih lancar mengingat kurangnya informasi jurnal yang sesuai, lamanya prosedur penerbitan, dan sebagainya. Dari pengamatan penulis dewasa ini ada tiga jenis jurnal yang berkembang dimasyarakat ilmiah, yakni: (1) Jurnal "bunga rampai", (2) Jurnal dalam bidang sejenis, dan (3) Jurnal profesi keilmuan. Yang dimaksud dengan Jurnal bunga rampai adalah jurnal yang di dalamnya berisi berbagai macam ilmu baik yang berupa IPTEK keras maupun IPTEK lunak. 

Penuangan kedua jenis IPTEK itu dilakukan dalam satu wadah, bahkan diisi dengan "pidato-pidato", namun demikian pencantuman manajemen redakturnya kurang profesional. Adapun tipe yang kedua adalah Jurnal dalam bidang sejenis, yaitu jurnal yang memuat artikel dalam bidang sejenis (umpamanya: Hukum, Kedokteran, Peternakan, Ekonomi, dan sebagainya). 

Jurnal tipe ini mempunyai bobot lebih baik dibandingkan dengan jenis jurnal yang pertama, karena sudah menunjukkan ciri khas keilmuan tertentu. Akan tetapi, Jurnal tipe yang ketiga (yang disebut juga jurnal profesi) tertentu lebih diutamakan karena dengan demikian akan lebih mudah membantu masyarakat dalam penelusuran informasi ilmiah dalam bidang tertentu. Contoh jurnal ini antara
lain Jurnal Fitopatologi, Jurnal Hukum, Geologi, dan sebagainya.

Di luar negeri jurnal tipe yang pertama sudah lama ditinggalkan orang karena dianggap menyulitkan dalam menelusuri bidang keilmuan tertentu secara spesifik. Orang-orang yang memerlukan informasi terpaksa harus menelaah satu persatu artikel yang dimuat di dalamnya untuk mencari informasi yang sesuai dengan tujuan pencariannya. Oleh karena itu pada dewasa ini, jurnal tipe yang ketiga justru yang mendapat perhatian dan kredibilitas utama. 

Pada jurnal tipe yang ketiga penelusuran informasi ilmiah telah jauh lebih mudah karena informasi sejenis telah terkumpul pada satu jurnal. Di samping itu informasi tersebut berasal dari kumpulan profesi tertentu yang tidak bercampur dengan informasi dari profesi lainnya. Sebaliknya, di Indonesia ketiga tipe jurnal yang disebutkan di atas, masih berkembang secara seimbang. Hal itu mungkin disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain: kurangnya informasi permasalahan yang dapat dimuat dalam jurnal, faktor sulitnya pendanaan, sumber daya manusia sebagai nara sumber dan pengelolanya, dan yang tidak kalah menentukan adalah birokrasi dalam proses penerbitan. Sampai saat ini penilain suatu jurnal memang masih belum diberlakukan secara ketat setidak-tidaknya di perguruan tinggi. Dalam petunjuk teknis (juknis) yang dikeluarkan oleh Depdikbud. No. 2492/D/C/88 sebagai penjabaran dari SK. Menpan No. 59/1987 disebutkan kretarium majalah ilmiah yang dapat diakui oleh Depdikbud, sebagai berikut: 

a)bertujuan untuk menampung/ mengkomunikasikan hasil-hasil penelitian ilmiah dana atau konsep ilmiah dan disiplin ilmu pengetahuan tertentu; b) diterbitkan oleh badan ilmiah/organisasi/ perguruan tinggi dengan unitunitnya; c) ditujukan kepada masyarakat ilmiah/ peneliti yang mempunyai disiplin keilmuan yang relevan; d) mempunyai Dewan Redaksi yang terdiri dari para ahli dalam bidangnya; e) mempunyai ISSN (International Standard Serial Number); f) diedarkan secara nasional. Untuk
mendapatkan ISSN sesungguhnya tidaklah terlalu sulit karena setiap pengelola jurnal atau majalah yang ingin mendapatkan ISSN tinggal mengajukan permohonan kepada Pusat Dokumentasi Ilmiah Indonesia – Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (PDII-LIPI) yang beralamat di Jalan Jenderal Gatot Subroto 10, Jakarta. 

Dalam pengajuan tersebut harus disamapaikan pula alasan-alasan dan contoh edisi sebelumnya. Dengan demikian jurnal atau majalah yang sudah mendapatkan ISSN berarti sudah terdaftar dalam bank data majalah dunia karena oleh PDII-LIPI akan dilaporkan kepada Pusat ISDS (International Serial Data System). Selanjutnya untuk mendapatkan akreditasi suatu jurnal diperguruan tinggi perlu didaftarkan ke Departemen Pendidikan Nasional, dalam hal ini Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti). Pengakuan suatu jurnal dipertimbangkan berdasarkan kriterium antara lain: keteraturan terbit, keajegan format, dewan redaksi, minimal tiga tahun terbit, spesifikasi keilmuan, sasaran atau target, dan lain-lain. Contoh jurnal yang sudah mendapatkan pengakuan adalah "Hukum dan Pembangunan" yang dikelola dan diterbitkan oleh Fakultas Hukum Universitas Indonesia Jakarta
(Format Dewan Redaksinya dapat dilihat pada lampiran). Sebagai tambahan informasi bahwa ada perbedaan prinsip antara ISSN dengan ISBN
(International Standard Book Number). ISBN adalah
nomor unik yang diberikan untuk setiap buku, satu nomor untuk setiap judul buku. 

Nomor ini amat besar manfaatnya terutama bagi pedagang buku. Dengan menggunakan nomor ini pesanan buku akan menjadi lebih cepat dan kesalahan penulisan judul dan identifikasi buku lainnya dapat dihindari. ISBN diberikan pada setiap: judul baru dan judul dengan edisi baru. Untuk judul yang dicetak ulang, digunakan ISBN yang ada. Akan tetapi untuk edisi baru diberikan ISBN baru. Untuk buku berjilid, setiap jilid mendapat ISBN. Di samping itu diberikan juga ISBN untuk jilid lengkap. Jadi untuk buku berjilid, terdapat dua ISBN, satu untuk setiap jilid dan satu untuk jilid lengkap. Untuk mendapatkan ISBN ini dapat dimintakan ke Perpustakaan Nasional RI, Jl. Salemba Raya 28 A Jakarta Pusat. Adapun persyaratannya sama dengan untuk mendapatkan ISSN.

Penulisan dalam proseding 
Dalam suatu pertemuan ilmiah (seminar, lokakarya, dsb.) umumnya hasil-hasilnya akan dirangkum oleh suatu tim dalam bentuk buku yang dikenal sebagai proseding. Mengingat karya tulis ini merupakan hasil kegiatan ilmiah dalam kepanitiaan maka isinya meliputi:

- Daftar Isi

- Kata pengantar
- Makalah lengkap peserta
- Diskusi
- Kesimpulan
- Lampiran: Susunan panitia; Pidato/sambutan; Tanda hadir peserta.

Dengan demikian proseding akan dapat memberikan informasi lengkap mengenai perkembangan keilmuan maupun lembaga (profesi). Sampai sekarang penghargaan terhadap bobot makalah yang masuk proseding relatif kecil (kreditnya 2-3), sehingga dalam seminar-seminar yang akan datang "dianjurkan" untuk tidak membuat proseding (komunikasi pribadi dengan Dr. Mien A. Rifai, APU dari LIPI). Dengan demikian panitia akan menseleksi makalah-makalah yang berbobot untuk selanjutnya dimuat dalam majalah/jurnal ilmiah yang bersangkutan.

Dalam kenyataanya beberapa permasalahan sering muncul dalam
pembuatan suatu proseding yakni:

- Sering terbitnya terlambat sehingga arti makalah menjadi kadaluwarsa.

- Kekurangan dana sehingga tidak terbit.

- Panitia sudah bubar sehingga data-data selama persidangan tidak
akurat lagi dan sulitnya koordinasi.

- Alasan teknis lainnya.

 
Download Software Telegram Versi 1.5.4 Reviewed by Siput Lemot Date January 19, 2019 Rating: 4,2
FaizarBlogspot Situs sharing-sharing informasi,tips,artikel,edukasi,download dan lainnya 4.4 stars, based on 89 reviews

Download Software Telegram Versi 1.5.4


Telegram adalah Software chatting yang memungkinkan pengguna untuk mengirimkan pesan rahasia yang dienkripsi end-to-end sebagai jaminan keamanan.

Kelebihan aplikasi ini terlalu banyak, dan salah satunya ialah dapat diinstall pada PC tanpa menggunakan bluestacks.
Dengan Telegram Anda juga dapat berbagi lebih dari sekedar gambar dan video, tapi juga memungkinkan Anda mentransfer dokumen atau mengirim lokasi Anda saat ini ke teman dengan mudah. Cepat, ringan, tidak ada iklan dan benar-benar gratis.

Program ini mempunyai user interface yang bersih dan mempunyai berbagai fitur, dan karena itu sangat banyak digunakan orang di seluruh dunia saat ini. Tidak seperti aplikasi chat lainnya, Software ini berbasis cloud, yang berarti Anda dapat dengan mulus memindahkan percakapan Anda antara smartphone, tablet, web dan bahkan di desktop Anda.

Setelah anda mengetahui cara untuk menggunakan aplikasi chatting pada Smartphone dengan OS iOS dan Android, sekarang mari kita lanjutkan ke cara penggunaannya pada Web Browser, Telegram support di berbagai media, dan anda tidak perlu menghubungkan smartphone anda untuk mengakses melalui web maupun PC Desktop.

Setelah diverifikasi, semua pesan dan kontak akan muncul di aplikasi ini. Manfaat yang jelas besar yaitu bahwa Anda sekarang dapat chatting dengan orang lain menggunakan keyboard biasa.

Cara Membuat Tabel Database Inventori di Oracle Reviewed by Siput Lemot Date January 19, 2019 Rating: 4,2
FaizarBlogspot Situs sharing-sharing informasi,tips,artikel,edukasi,download dan lainnya 4.4 stars, based on 89 reviews

Cara Membuat Tabel Database Inventori di Oracle




Contoh Kasus
Database Inventori
Memiliki Tabel-Tabel: barang, supplier, customer, pasok dan pembelian
  1. Tabel Barang: menggambarkan entitas barang dan terdiri atas attribute-attribut yang berkaitan dengan entitas barang. Atribut pada tabel barang meliputi: *kode_barang, nama_barang, satuan_barang dan stok_barang
  2. Tabel Supplier: menggambarkan entitas supplier dan terdiri atas atribut-atribut berkaitan dengan entitas supplier. Atribut pada tabel suplier meliputi: *kode_supplier, nama_supplier, alamat_supplier, kota_supplier dan telepon_supplier
  3. Tabel Customer: menggambarkan entitas customer dan terdiri atas atribut-atribut yang berkaitan dengan entitas customer. Atribut pada tabel customer meliputi: *kode_customer, nama_customer, alamat_customer, kota_customer dan telepon_customer
  4. Tabel pasok: menggambarkan entitas pemasokan barang dan terdiri atas atribut-atribut yang berkaitan dengan entitas pasok. Atribut pada tabel pasok meliputi: *kode_pasok, **kode_barang, **kode_supplier, tanggal_pasok dan jumlah_pasok
  5. Tabel Pembelian: menggambarkan entitas pembelian barang dan terdiri atas atribut-atribut yang berkaitan dengan entitas pembelian. Atribut pada tabel pembelian meliputi:*kode_pembelian, **kode_barang, **kode_customer, tanggal_pembelian dan jumlah_pembelian


DATA MANIPULATION LANGUAGE (DDL)
Pada DML dibahas bagaimana cara memanipulasi tabel. Manipulasi yang dimaksud disini adalah meliputi bagaimana cara memasukkan data tau record ke dalam tabel (insert), memperbaharui data (update), menghapus data (delete) dan memilih atau menyeleksi data (select).

  1. Memasukkan Data (Insert)
Pada prinsipnya insert bertujuan mengisikan data/record ke dalam suatu tabel. Pengisian data ini bisa berlaku untuk satu record penuh. Artinya semua field dalam record tersebut akan diisi.
Bentuk umum sintak SQL untuk memasukkan data adalah sebagai berikut.
INSERT INTO nama_tabel (fieldke-1, . . . , field ke-n)
VALUES (nilai_field ke-1, . . . , nilai_field ke-n);
Soal: Isikan data-data berikut ke dalam tabel barang
KODE_BARANG
NAMA_BARANG
SATUAN_BARANG
STOK_BARANG
ELK-01
RICE COOKER
BUAH
20
ELK-02
LEMARI ES
UNIT
8
ELK-03
TELEVISI


ELK-04
RADIO/TAPE
BUAH
35

Jawab: Ketikkan berturut-turut sintak SQL berikut ini.
insert into barang(KODE_BARANG, NAMA_BARANG, SATUAN_BARANG, STOK_BARANG) values(‘ELK-01’, ‘RICE COOKER’, ‘BUAH’, 20);
 insert into barang(KODE_BARANG, NAMA_BARANG, SATUAN_BARANG, STOK_BARANG) values(‘ELK-02’, ‘LEMARI ES’, ‘UNIT’, 8);
insert into barang(KODE_BARANG, NAMA_BARANG) values(‘ELK-03’, ‘TELEVISI’);
insert into barang(KODE_BARANG, NAMA_BARANG, SATUAN_BARANG, STOK_BARANG) values(‘ELK-04’, ‘RADIO/TAPE’, ‘BUAH’, 25);

select * from barang;
Soal: Isikan empat buah record ke dalam tabel supplier sebagai berikut.
KODE_SUPLIER
NAMA_SUPLIER
ALAMAT_SUPLIER
KOTA_SUPLIER
TELEPON_SUPLIER
EJ-01
PT ACTRON
JL THAMRIN 12
BANDA ACEH
(0651) 21211
EJ-02
PT MULYA ELEKTRONIK
JL SUDIRMAN 45
BANDA ACEH
(0651) 21212
EB-01



(0651) 21213
EB-02
PT SUPERTRON
JL INDUSTRI 37
BIREUEN
(0654) 51515

Jawab: Ketikkan berturut-turut sintak SQL berikut ini.
insert into suplier(KODE_SUPLIER, NAMA_SUPLIER, ALAMAT_SUPLIER, KOTA_SUPLIER, TELEPON_SUPLIER) values(‘EJ-01’, ‘PT ACTRON’, ‘JL THAMRIN 12’, ‘BANDA ACEH’, ‘(0651) 21211’);
 insert into suplier(KODE_SUPLIER, NAMA_SUPLIER, ALAMAT_SUPLIER, KOTA_SUPLIER, TELEPON_SUPLIER) values(‘EJ-02’, ‘PT MULYA ELEKTRONIK’, ‘JL SUDIRMAN 45’, ‘BANDA ACEH’, ‘(0651) 21212’);
insert into suplier(KODE_SUPLIER, TELEPON_SUPLIER) values(‘EB-01’, ‘(0651) 21213’);
insert into suplier(KODE_SUPLIER, NAMA_SUPLIER, ALAMAT_SUPLIER, KOTA_SUPLIER, TELEPON_SUPLIER) values(‘EB-02’, ‘PTSUPERTRON’, ‘JL INDUSTRI 37’, ‘BIREUEN’, ‘(0654)51515’);

select * from suplier;


Soal: Isikan empat buah record ke dalam tabel customer sebagai berikut.
KODE_CUSTOMER
NAMA_CUSTOMER
ALAMAT_CUSTOMER
KOTA_CUSTOMER
TELEPON_CUSTOMER
J-001
TOKO KARISMA
JL PANGLIMA POLEM 23
BANDA ACEH
(0651) 61212
J-002
TOKO AYU
JL PANGLIMA POLEM 56
BANDA ACEH
(0651) 31212
B-001



(0651) 41212
B-002
TOKO SURYA
JL ISKANDAR MUDA 55
BIREUEN
(0654) 43433

Jawab: Ketikkan berturut-turut sintak SQL berikut ini.
insert into customer(KODE_CUSTOMER, NAMA_CUSTOMER, ALAMAT_CUSTOMER, KOTA_CUSTOMER, TELEPON_CUSTOMER) values(‘J-001’, ‘TOKO KARISMA’, ‘JL PANGLIMA POLEM 23’, ‘BANDA ACEH’, ‘(0651) 61212’);
insert into customer(KODE_CUSTOMER, NAMA_CUSTOMER, ALAMAT_CUSTOMER, KOTA_CUSTOMER, TELEPON_CUSTOMER) values(‘J-002’, ‘TOKO AYU’, ‘JL PANGLIMA POLEM 56’, ‘BANDA ACEH’, ‘(0651) 31212’);
insert into customer(KODE_CUSTOMER, TELEPON_CUSTOMER) values(‘B-001’, ‘(0651) 41212’);
insert into customer(KODE_CUSTOMER, NAMA_CUSTOMER, ALAMAT_CUSTOMER, KOTA_CUSTOMER, TELEPON_CUSTOMER) values(‘B-002’, ‘TOKO SURYA’, ‘JL ISKANDAR MUDA 55’, ‘BIREUEN’, ‘(0654)43433’);

select * from customer;


Soal: Isilah tabel pasok dengan data berikut.
KODE_PASOK
KODE_BARANG
KODE_SUPLIER
TANGGAL_PASOK
JUMLAH_PASOK
PAS-E001
ELK-01
EJ-01
01-JAN-2012
8
PAS-E002
ELK-01
EJ-02
01-JAN-2012
5
PAS-E003
ELK-02
EJ-01
01-FEB-2012
2
PAS-E004
ELK-02
EJ-02
02-FEB-2012
3
PAS-E005
ELK-02
EB-02
01-JAN-2012
2
PAS-E006
ELK-03
EJ-01
03-MAR-2012
5
PAS-E007
ELK-03
EJ-01
04-MAR-2012
2
PAS-E008
ELK-03
EJ-01
03-MAR-2012
3
PAS-E009
ELK-03
EB-01
13-MAR-2012
4
PAS-E010
ELK-03
EB-01
13-MAR-2012
3
PAS-E011
ELK-04
EB-01
22-APR-2012
12
PAS-E012
ELK-04
EB-02
30-APR-2012
9

Jawab: Ketikkan berturut-turut sintak SQL berikut ini.
insert into pasok values(‘PAS-E001’, ‘ELK-01’, ‘EJ-01’, to_date(’01-01-2012’,’dd-mm-yyyy’), 8);
insert into pasok values(‘PAS-E002’, ‘ELK-01’, ‘EJ-02’, to_date(’01-01-2012’,’dd-mm-yyyy’), 5);
insert into pasok values(‘PAS-E003’, ‘ELK-02’, ‘EJ-01’, to_date(’01-02-2012’,’dd-mm-yyyy’), 2);
insert into pasok values(‘PAS-E004’, ‘ELK-02’, ‘EJ-02’, to_date(’02-02-2012’,’dd-mm-yyyy’), 3);
insert into pasok values(‘PAS-E005’, ‘ELK-02’, ‘EB-02’, to_date(’01-01-2012’,’dd-mm-yyyy’), 2);
insert into pasok values(‘PAS-E006’, ‘ELK-03’, ‘EJ-01’, to_date(’03-03-2012’,’dd-mm-yyyy’), 5);
insert into pasok values(‘PAS-E007’, ‘ELK-03’, ‘EJ-01’, to_date(’04-03-2012’,’dd-mm-yyyy’), 2);
insert into pasok values(‘PAS-E008’, ‘ELK-03’, ‘EJ-01’, to_date(’03-03-2012’,’dd-mm-yyyy’), 3);
insert into pasok values(‘PAS-E009’, ‘ELK-03’, ‘EB-01’, to_date(’13-03-2012’,’dd-mm-yyyy’), 4);
insert into pasok values(‘PAS-E010’, ‘ELK-03’, ‘EB-01’, to_date(’13-03-2012’,’dd-mm-yyyy’), 3);
insert into pasok values(‘PAS-E011’, ‘ELK-04’, ‘EB-01’, to_date(’22-04-2012’,’dd-mm-yyyy’), 12);
insert into pasok values(‘PAS-E012’, ‘ELK-04’, ‘EB-02’, to_date(’30-04-2012’,’dd-mm-yyyy’), 9);

select * from pasok;


Soal: Isilah tabel pembelian dengan data berikut.
KODE_PEMBELIAN
KODE_BARANG
KODE_CUSTOMER
TANGGAL_PEMBELIAN
JUMLAH_PEMBELIAN
BEL-E001
ELK-01
J-0001
20-MAY-2012
3
BEL-E002
ELK-01
J-0001
21-MAY-2012
4
BEL-E003
ELK-01
J-0002
20-MAY-2012
2
BEL-E004
ELK-01
B-0001
20-MAY-2012
2
BEL-E005
ELK-01
B-0002
22-MAY-2012
3
BEL-E006
ELK-02
J-0001
24-JUNI-2012
1
BEL-E007
ELK-02
J-0002
24-JUNI-2012
1
BEL-E008
ELK-02
B-0001
25-JUNI-2012
2
BEL-E009
ELK-02
B-0002
25-JUNI-2012
2
BEL-E010
ELK-03
J-0001
20-JUNI-2012
5
BEL-E011
ELK-03
J-0002
02-JULI-2012
4
BEL-E012
ELK-03
B-0001
04-JULI-2012
6

Jawab: Ketikkan berturut-turut sintak SQL berikut ini.
insert into pembelian values(‘BEL-E001’, ‘ELK-01’, ‘J-0001’, to_date(’20-05-2012’,’dd-mm-yyyy’), 3);
insert into pembelian values(‘BEL-E002’, ‘ELK-01’, ‘J-0001’, to_date(’21-05-2012’,’dd-mm-yyyy’), 4);
insert into pembelian values(‘BEL-E003’, ‘ELK-01’, ‘J-0002’, to_date(’20-05-2012’,’dd-mm-yyyy’), 2);
insert into pembelian values(‘BEL-E004’, ‘ELK-01’, ‘B-0001’, to_date(’20-05-2012’,’dd-mm-yyyy’), 2);
insert into pembelian values(‘BEL-E005’, ‘ELK-01’, ‘B-0002’, to_date(’22-05-2012’,’dd-mm-yyyy’), 3);
insert into pembelian values(‘BEL-E006’, ‘ELK-02’, ‘J-0001’, to_date(’24-06-2012’,’dd-mm-yyyy’), 1);
insert into pembelian values(‘BEL-E007’, ‘ELK-02’, ‘J-0002’, to_date(’24-06-2012’,’dd-mm-yyyy’), 1);
insert into pembelian values(‘BEL-E008’, ‘ELK-02’, ‘B-0001’, to_date(’25-06-2012’,’dd-mm-yyyy’), 2);
insert into pembelian values(‘BEL-E009’, ‘ELK-02’, ‘B-0002’, to_date(’25-06-2012’,’dd-mm-yyyy’), 2);
insert into pembelian values(‘BEL-E010’, ‘ELK-03’, ‘J-0001’, to_date(’20-06-2012’,’dd-mm-yyyy’), 5);
insert into pembelian values(‘BEL-E011’, ‘ELK-03’, ‘J-0002’, to_date(’02-07-2012’,’dd-mm-yyyy’), 4);
insert into pembelian values(‘BEL-E012’, ‘ELK-04’, ‘J-0001’, to_date(’04-07-2012’,’dd-mm-yyyy’), 6);
insert into pembelian values(‘BEL-E013’, ‘ELK-04’, ‘J-0002’, to_date(’10-07-2012’,’dd-mm-yyyy’), 5);


select * from pembelian;

  1. Memperbaharui Data (Update)
Pada prinsipnya update adalah memperbaharui data lama dengan data yang baru atau data terkini. Jadi perintah update ini digunakan apabila sudah ada suatu data atau record, namun record tersebut ternyata salah. Kesalahan pada satu record ini bisa terjadi hanya pada satu field saja atau seluruh field pada record tersebut.
Sintak update adalah sebagai berikut.
UPDATE  nama_tabel
SET           nama_field = data_baru
WHERE    nama_field = data_lama

Soal: Pada tabel barang yaitu pada field satuan barang dan field stok barang untuk kode barang ELK-03 terlihat kosong (tidak ada isinya). Isikan pada field satuan_barang dengan UNIT dan field stok_barang dengan 30.

Jawab: Ketikkan sintak sql berikut ini.
update barang
set SATUAN_BARANG = ‘UNIT’
where KODE_BARANG= ‘ELK-03’;

update barang
set STOK_BARANG = ‘30’
where KODE_BARANG= ‘ELK-03’;

select * from barang;

Seo Komentar