Showing posts with label Peripheral. Show all posts
Showing posts with label Peripheral. Show all posts
Cara Mudah Memindahkan Katridge Printer MP250 ke IP2770 Reviewed by Unknown Date January 25, 2017 Rating: 4,2
FaizarBlogspot Situs sharing-sharing informasi,tips,artikel,edukasi,download dan lainnya 4.4 stars, based on 89 reviews

Cara Mudah Memindahkan Katridge Printer MP250 ke IP2770

Cara Mudah Memindahkan Katridge Printer MP250 ke IP2770

Catridge adalah sebuah komponen yang berfungsi untuk memproses percetakan pada sebuah printer. Tanpa katridge tentu printer tidak bisa digunakan. Pada printer MP250 dan IP2770 terdapat 2 katrige yaitu: katridge berwarna hitam dan katrige gabungan berwarna Merah, Kuning dan Biru. Jika katridge rusak maka kita sudah menghadapi masalah besar. Apalagi jika katridge yang rusak itu kedua-duanya. Mengapa? karena Harga dua buah katridge sudah sama dengan harga satu buah printer bekas. Makanya kebanyakan orang bila katrige printer ini rusak biasanya langsung buang dan beli baru. Maka dari itu, kita harus pandai merawat tipe pinter katridge ini.


Langsung saja pada postingan kali ini saya akan membahas tentang Printer MP250 dan IP2770. Mungkin ada diantara anda yang timbul pertanyaan, apakah bisa katridge Printer MP250 digunakan ke IP 2770 atau sebaliknya? Jawaban saya tentu saja bisa, karena printer MP250 dengan IP 2770 mempunyai tipe katridge yang sama. Untuk Katridge hitam mempunyai nomor 810, sedangkan untuk katridge warna mempunyai nomor 811. Selain itu posisi atau dudukan katridge Printer MP250 dan  IP 2770 juga sama. Bagi anda mungkin yang memerlukan tips ini, berikut ini langkah-langkahnya:


1. Pindahkan Katridge dari Printer MP250 ke Printer IP2770
Langkah pertama adalah menyalakan kedua printer. Kemudian, pada Printer MP250, silahkan anda buka penutup katridge (cover) dan tunggu beberapa detik hingga kedua katridge berhenti tepat di tengah. Lalu, ambil katridge Printer MP250 dan pindahkan katridge tersebut ke Printer IP2770. Kemudian tutup cover Printer.


Cara Mudah Memindahkan Katridge Printer MP250 ke IP2770


2. Tekan dan Tahan Tombol Resume Selama 5 Detik

Setelah anda mengikuti cara diatas, selanjutnya kita ke langkah yang kedua. Pertama sambungkan kabel USB Printer IP2770 ke komputer anda. Setelah itu buka aplikasi Ms.office atau aplikasi dokumen sejenisnya dan lakukan proses pencetakan (print). Maka akan muncul pesan seperti gambar berikut ini:

Cara Mudah Memindahkan Katridge Printer MP250 ke IP2770

silahkan tekan dan tahan tombol Resume selama 5 detik. maka printer anda akan merespon. Ketika printer mulai merespon dan lepaskan tombol Resume. Dan selesai...




Cara menghubungkan Remote Tv dengan Komputer Menggunakan Software Winlirc Reviewed by Unknown Date January 24, 2017 Rating: 4,2
FaizarBlogspot Situs sharing-sharing informasi,tips,artikel,edukasi,download dan lainnya 4.4 stars, based on 89 reviews

Cara menghubungkan Remote Tv dengan Komputer Menggunakan Software Winlirc

Saat ini perlengkapan PC satu laptop sudah menjadi  perangkat multimedia yang sangat lengkap. Saya sendiri sangat sering menonton video atau film-film Hollywood di Laptop. Akan tetapi, lebih serunya lagi kalo kita menonton video atau film di PC/Laptop menggunakan remote control, sambil santai tiduran bisa mempercepat film atau mengatur suara film. Seperti hal TV ada remote controlnya. Dengan berbekal perlengkapan remote control InfraRed standar seperti remote control TV atau DVD/VCD yang banyak dijual di kaki lima mari transformasikan komputer kita menjadi home entertainment center yang lengkap. Dengan mengikuti panduan tutorial ini, Anda sudah bisa menghubungkan remote control TV dengan komputer Anda. Cara nya gampang asalkan mau fokus aja. Kita akan menggunakan software opensource bernama Winlirc. Pembahasan pertama yaitu membahas masalah instalasi, menu-menu yang tersedia, konfigurasi, status, mematikan dan menjalankan pembacaan, dan  hal-hal teknis Winlirc. 

Sebelumnya, akan akan menjelaskan dulu apa itu Winlirc?
Winlirc adalah sebuah aplikasi opensource yang berfungsi untuk mendengarkan/menerima sinyal-sinyal yang diterima IR Receiver dari remote control. Sinyal-sinyal yang diterima tersebut didekode untuk dikirimkan ke software pengolah data. Salah satu software pengolah data adalah IrAssistant yang akan kita bahas pada postingan ini. Winlirc adalah versi ekuivalen Lirc, Linux InfraRed Remote Control (www.lirc.org) yang memiliki fungsi sejenis tapi bekerja pada lingkungan Linux.

Instalasi Winlirc
Instalasi Winlirc sangat cepat dan mudah. Download versi terbaru  pada Disini 
Langkah-langkah instalasi Winlirc adalah sebagai berikut:
1.  Ekstrak file winlirc-0.6.5.zip pada direktori tertentu, misalnya  C:\Winlirc.
2.  Hasil ektraksi ditunjukkan seperti pada gambar di bawah ini. 


Menu-Menu Pada Winlirc
Sebelum kita melangkah pada konfigurasi Winlirc, ada baiknya bila kita mengenal terlebih dahulu menu dan fungsi yang terdapat pada program Winlirc. Menu pada Winlirc dibagi menjadi dua,  yakni menu utama dan menu konfigurasi.

Menu Utama
# Reconfigure : Mengklik tombol ini akan membawa Anda pada menu konfigurasi.
# Hide Window : Menyembunyikan Winlirc dari screen namun tetap aktif pada system tray.
# Exit LIRC : Keluar dari Winlirc dan Winlirc tidak aktif sama sekali.
# ComboBox Remote : Memilih konfigurasi remote yang telah dibuat untuk dikirimkan ke software pengolah data.
# ComboBox Code : Memilih kode yang dikirimkan kepada software pengolah data.
# ComboBox  Repeats:  Menentukan berapa kali kode akan dikirimkan
# Send Code : Mengklik tombol ini akan mengirimkan kode ke software pengolah data.

Menu Konfigurasi
# ComboBox Port : Menyatakan serial port dimana perangkat IR-Receiver dipasang. Pilih serial port dari list yang ada atau ketikkan secara manual, misalnya COM8.
#ComboBox Speed :  Menyatakan kecepatan transfer serial port dalam satuan bits per second (bps).Nilai ini penting untuk RX device.
#ComboBox Sense :  Menentukan receiver dalam kondisi active high atau active low. Direkomendasikan untuk menggunakan nilai  Autodetect.
# Receiver Type : Receiver Rx menggunakan pin RX & Receiver  DD menggunakan pin DCD.
#EditBox  VirtualPulse :  Menentukan panjang pulsa pada RX Receiver.
# CheckBox  Animax :  Mengeset pin DTR. Receiver Animax menggunakan pin ini power.
# CheckBox No Tray Icon :  Menyembunyikan tray icon.
# Transmitter Settings
- CheckBox Inverted: Men-swap sinyal output.
- CheckBox Hardware Carrier: Mencegah Winlirc menghasilkan carrier frequency.
- RadioDTR: Transmiter menggunakan pin DTR.
- Radio TX: Transmiter menggunakan pin TX.
#Editbox Config :  Menyatakan alamat path dari file konfigurasi.
# Browse : Mengklik tombol ini akan memilih file konfigurasi.
# Learn :  Tombol ini akan menjalankan prosedur pengenalan sinyal dari remote control. hasilnya akan disimpan dalam file konfigurasi yang telah ditentukan.
# Analyze :  Menganalisa raw data yang terdapat pada file konfigurasi. Langkah ini biasanya dilakukan setelah melakukan prosedur learning.
# Raw Codes : Mencetak data raw-timing yang didapat dari  remote. Cara ini dapat memastikan bahwa remote dan IR Receiver yang digunakan dapat bekerja dengan baik.
# OK : Menyimpan file konfigurasi kedalam registry Windows dan memulai Winlirc.
#Cancel : Membatalkan perubahan.

Konfigurasi Winlirc
Jalankan file  Winlirc.exe yang telah kita ekstrak tadi dengan mengklik ganda file tersebut. Oleh karena Winlirc belum dikonfigurasi untuk mengenali sinyal-sinyal IR pada remote control kita, maka yang ditampilkan adalah pesan kesalahan. Klik OKuntuk melakukan konfigurasi.   

Pada menu utama, kita menentukan nilai Port, Speed, Sense,  Receiver  Typedan  Transmitter  Settingyang akan digunakan. Oleh karena rangkaian elektronik kita mengambil data pada DCD (pin 1 pada rangkaian elektronik IR Receiver), maka nilai Receiver Type adalah DCD. Pasangkan rangkaian IR Receiver yang telah kita buat pada serial port yang tersedia pada PC dan sedang tidak digunakan oleh program lain. Penulis menggunakan nilai setting port COM1, Speed 115200, Receiver Type DCD, Transmitter Setting DTRdan Sense Autodetect. Perhatikan rangkaian IR Receiver terpasang pada serial port yang sesuai dengan nilai port yang ditentukan pada Winlirc dan pastikan pula serial port tersebut bebas dari aplikasi yang lain. Bila Anda salah memasang atau serial port tersebut sedang digunakan, dapat dipastikan bahwa program tidak akan berfungsi dengan benar. Bebas tugaskan port yang sedang digunakan tersebut atau pilih port yang lain, misalnya COM2. Kita juga dapat mencoba nilai lainnya yang disesuaikan dengan perangkat PC dan remote control yang digunakan.  Tabel di bawah ini menunjukkan nilai setting yang memungkinkan.  

Setelah memasukkan nilai setting dengan benar, klik Browseuntuk menentukan file konfigurasi yang digunakan, sekaligus menyimpan hasil pengaturan.
Informasikan file konfigurasi yang diinginkan, misalnya creative.cf, lalu klik Open Nama file konfigurasi harus berakhiran cfg, conf, cf atau rc. Setelah memberikan file konfigurasi, klik Learnuntuk memulai prosedur pengenalan dan perekaman sinyal IR masing-masing tombol pada remote control. Masukkan sembarang nama remote, gunakan nama remote yang sama untuk memudahkan langkah-langkah selanjutnya, yaitu creative.  Nama remote tidak boleh menggunakan karakter spasi atau karakter spesial lainnya. Setelah selesai, klik Enter.

Langkah selanjutnya adalah menentukan margin kesalahan variasi sinyal yang diterima oleh IR Receiver. Margin ini berkisar antara 1%  hingga 99%. Nilai default-nya adalah 25%, tetapi nilai ini bukanlah patokan karena harus disesuaikan dengan hardware dan software yang digunakan. Pengalaman menunjukkan bahwa jika sinyal remote mengalami kesulitan untuk dikenali, perbesar nilai margin untuk mentolerir kesalahan itu.Menggunakan nilai default (25%) cukup dengan mengklik Enter.

Langkah-Langkah
Berikut adalah langkah-langkah yang diperlukan untuk mengenali karakteristik sinyal-sinyal pada tombol remote. Langkah 1: Menentukan Nilai Signal Gap, Signal Length, dan Repeat Code Nilai ini dapat diisikan secara manual maupun otomatis. Untuk memudahkan, klik Enteruntuk menentukan secara otomatis. Tekan sembarang tombol pada remote. Jangan takut untuk tidak mendapatkan sinyal gap, sinyal length dan repeat code pada langkah awal. Coba terus melakukannya berulang-ulang. Pada remote dan pengaturan nilai margin kesalahan yang berbeda, hasil yang didapatkan dapat berbeda pula.

Perhatikan bahwa penekanan tombol bisa dilakukan secara terusmenerus atau tidak terus-menerus dengan terdapat jeda sekitar 1 hingga 1½ detik di antara penekanannya. Cara tersebut relatif untuk masing-masing remote control. Perlakuan terhadap remote control yang satu mungkin berbeda dengan remote control yang lain. Penulis menggunakan cara penekanan putus-putus pada semua remote yang digunakan.

Bila telah dilakukan segala cara tetapi tidak didapatkan respons, lakukan langkah prosedur Raw Codedengan mengklik Raw Codes pada menu konfigurasi. Perhatikan adanya respons yang didapat dari raw code tersebut. Bila respons belum didapat juga, coba ganti nilai pengaturan port dan nilai lainnya pada menu konfigurasi serta jangan lupa cek pengkabelan dan komponen lainnya pada IR Receiver. Terus lakukan penekanan hingga pesan Please wait a second and press it againmuncul. Tekan kembali hingga mendapatkan pesan Baseline initialized. Please wait a second and press a button again (10 left). Pada bagian ini, software meminta pengguna untuk melakukan penekanan sebanyak 10 kali. Bila terdapat pesan Did not get a consistent signal, atur nilai jeda antara penekanan tombol. Lihat Gambar dibawah ini:
Bila terdapat pesan kesalahan, ulangi dari langkah awal kembali. Pesan ini muncul karena jeda penekanan tombol yang terlalu cepat atau terlalu lambat, atau rangkaian IR Receiver tidak bekerja dengan baik. Coba ulangi langkah-langkah di atas dengan nilai port dan pengaturan Winlirc dan remote yang berbeda. Pastikan pula untuk menutup program aplikasi yang sedang berjalan untuk meringankan beban komputer. Bila semua langkah sudah dilakukan, coba lakukan pada komputer yang memiliki clock CPU yang lebih tinggi.

#Langkah 2 : Menentukan Input Tombol
Bila tidak terdapat pesan kesalahan, tentukan nama dari tombol tersebut. Misalnya sebut saja nama tombol tersebut dengan nama Paused pada bagian Inputdan klik Enter. Pemberian nama harus spesifik di antara masing-masing tombol. Nama-nama tombol inilah yang akan dikenali program pengolah data nantinya. Pada tombol yang telah kita beri nama tadi, yakni tombol Paused, akan dilakukan perekaman sinyal. Tekan tombol Paused tersebut hingga mendapat perintah berhenti (Stop). Di sini dilakukan pengambilan sampel sebanyak 64 kali. Lakukan penekanan tombol hingga mendapatkan pesan Baseline initalized. Jumlah matches harus mencapai 64 dan perbandingan antara jumlah faultsdan matchesharus sekecil-kecilnya. Pesan Stop. Failed to get a consistent signal. Please try again muncul jika nilai  faults lebih besar daripada nilai  matches. Ulangi penekanan tombol kembali dan jangan lupa untuk memainkan waktu jeda pada setiap penekanannya.

Bila perekaman sinyal berhasil maka pesan Button 'Paused' recorded.  Do you wish to keep this recording? akan muncul  jendela pemberitahuan Klik Yes untuk melanjutkan perekaman sinyal. Lakukan perekaman sinyal untuk tombol-tombol remote lainnya. Langkah-langkah yang dilakukan adalah sama seperti pada langkah di atas. Apabila semua tombol telah direkam, klik Enteruntuk menyelesaikan perekaman.

Apabila semua perekaman sinyal tombol remote telah berhasil dilakukan, simpan semua konfigurasinya dengan mengklik  OK . Jangan lupa untuk menganalisa sinyal-sinyal yang telah berhasil direkam untuk mengecek kesalahan yang mungkin timbul dengan mengklik tombol Analyze. Klik OK untuk kembali ke menu utama seperti ditunjukkan pada gambar dibawah ini.
Untuk mengirim data manual kepada software pengolah data, pilih remote (creative)  dan code (paused),  lalu klik  Send Code. Klik Hide Window untuk menyembunyikan Winlirc dan meletakkannya pada system tray.
Indikator Winlirc pada System Tray
Status Winlirc
Ada beberapa status pada Winlirc yang ditandai dengan warna-warna
icon pada system tray.

Mematikan dan Menjalankan Winlirc
Untuk mematikan Winlirc, klik kanan pada icon status pada sistem tray lalu klik tombol Exit WinLIRC. Klik tombol Toggle Window untuk menampilkan kembali menu utama Winlirc.

Hal-hal Teknis
Winlirc menyimpan hasil setting pada registry windows pada alamat lokasi HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\LIRC.  Ketikkan  regedit pada DOS prompt untuk membuka program Registry Editor Windows . Data-data setting disimpan dalam format yang ditunjukkan pada tabel berikut.

Winlirc menggunakan port standar, yakni 8765 untuk mengirimkan kode-kode sinyal. Dalam hal ini Winlirc berfungsi sebagai server TCP/IP yang akan mengirimkan kode data melalui port standarnya kepada aplikasi lain untuk berkomunikasi, misalnya aplikasi pengolah data (Winlirc client).


Cara Reset dan Mengatur Tepi Kiri Atas Printer Olivetti PR2 Reviewed by Unknown Date January 05, 2017 Rating: 4,2
FaizarBlogspot Situs sharing-sharing informasi,tips,artikel,edukasi,download dan lainnya 4.4 stars, based on 89 reviews

Cara Reset dan Mengatur Tepi Kiri Atas Printer Olivetti PR2





(CARA RESET PRINTER OLIVETTI PR2 )


1. Cover head di buka
2. Print head di geser ke kiri sampai mentok
3. Tekan 3 tombol secara bersamaan (s1 + local + s2)
4. Lalu tekan tombol power
5. Setelah bunyi “titit” lepas 3 tombol tersebut
6. Tekan S1 1 kali
7. Tutup cover head
8. Tekan S1 1 kali lagi
9. Biarkan sampai lampu ready dan lampu s2 hidup
10. Lalu masukan kertas
11. Tekan S2 1 kali
12. Biarkan kertas di tarik masuk dan biarkan keluar dengan sendirinya
13. Setelah kertas keluar, masukan lagi kertasnya
14. Printer akan mencetak sensorizednya sampai selesai
15. Setelah kertas keluar, matikan printer
16. Hidupkan printer dan siap digunakan



( MERUBAH BATAS ATAS  PRINTER OLIVETTI PR2)

1. Power off
2. Buka cover
3. Tekan ketiga tombol  secara bersamaan  + power on
4. Bunyi  "beep … "
5. Lepas tekanan ketiga tombol tadi secara bersamaan
6. Tekan  "local"  mesin akan reset
7. Tekan "station 1"
8. Masukan kertas a4 (akan mencetak huruf h)
9. Tekan "station 1" untuk menaikan atau "station 2" menurunkan baris
10. Masukan kertas a4 (cetak untuk melihat hasilnya)
11. Ulangi no. 8 sampai yang dikendaki.
12. Tekan  "lokal" untuk menyimpan /save
13. Mantikan printer (power off).


(MERUBAH BATAS KIRI PRINTER OLIVETTI PR2)

1. Power Off
2. Buka Cover
3. Tekan ketiga tombol secara bersamaan + Power on
4. Bunyi "beep…"
5. Lepas tekanan ketiga tombol tadi secara bersamaan
6. Tekan "Local"
7.Tekan  "Station 2"
8. Masukan kertas A4 ( akan mencetak huruf H))
9. Tekan "Station 1" untuk kekiri atau  "Station 2" untuk kekanan.
10. Masukan kertas A4 (cetak untuk melihat hasilnya)
11. Ulangi no. 8 sampai yang dikehendaki
12. Tekan  "local" untuk menyimpan / Save.
13. Matikan printer (Power  off).

Seo Komentar